Example floating
Berita

ASUI Pemilik Smilter PT. PMP Jelitik. 104 Ton Timah Ilegal di Temukan Satgas PKH Halilintar

109
×

ASUI Pemilik Smilter PT. PMP Jelitik. 104 Ton Timah Ilegal di Temukan Satgas PKH Halilintar

Sebarkan artikel ini

Babel.Sungailiat.SKT.CO.ID — Tim gabungan PKH Satgas Halilintar melakukan penggerbakan dan pemeriksaan isentif serta Verifikasi di area Smilter PT. Panca Mega Persada ( PMP) Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (23/11/25).

Pemeriksaan tersebut dimulai sejak Sabtu sekira pukul 23.00 Wib sampai dengan Minggu pukul 01.00 Wib dengan cara seluruhan barang temuan dikumpulkan lalu dihitung secara seksama.

Walhasil Satgas PKH menemukan total 104 ton timah dalam semua bentuk di beberapa tempat. Pemeriksaan dan verifikasi keberadaan timah di dalam gudang pertama terdapat 4 balok timah kasar total 4 ton dan timah hasil peleburan sendiri dengan bentuk batok kelapa sebanyak 40 butir masing-masjng berat 100/batok.

Kemudian dalam gudang ke dua Satgas PKH menemukan 13 kotak timah balok kasar total 10 ton. 4 bal timah balok siap ekspor total 4 ton. Slag sebanyak 3 jumbo bag dan 4 karung berkisar 3 ton.

Digudang terakhir Tim gabungan menemukan 44 jumbo bag pasir timah, satu bag dengan berat 1 ton dan 20 bal timah balok siap ekspor, masing-masing 1 ton total 20 ton. 21 balok timah kasar dengan berat 15 ton. .

Total keseluruhan (BB) barang bukti mencapai 104 ton timah ilegal. Operasi dipimpin DPP Letkol Laut (P) Jasmin Mudianto dan melibatkan sembilan personel Satgas Halilintar lainnya.

Empat orang penjaga malam (security) yakni Hari S (37), Candra (28), Andre (22), Ansen M (57) yang berada dalam Smilter ikut diamankan dan mereka mengatakan pemilik barang dan gudang tersebut yaitu Bos Asui.

Diketahui sebelumnya Smilter PT. PMP di tahun 2018 pernah disetop aktivitasnya akibat terlibat dalam ekspor Timah Ilegal namun saat itu semua aset dan barang milik PT. PMP tidak di sita penyidik. Hingga kini barang-barang tersebut dijaga  ketat oleh Satgas PKH Halilintar.

Tim media babel berusaha dan berupaya konfirmasi kepada pemilik timah Asui Jelitik sungailiat kabupaten Bangka. Meskipun upaya konfirmasi sudah dilakukan namun belum mendapat respon. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *