Example floating
Bangka TengahInternasionalOtomotif

Ini Klarifikasi Humas PT. Pertamina Terkait Kebakaran di SPBU Kejora

31
×

Ini Klarifikasi Humas PT. Pertamina Terkait Kebakaran di SPBU Kejora

Sebarkan artikel ini

BABEL.BATENG.SKT.CO.ID – Kondisi terkini SPBU Kejora pasca insiden terbakar satu unit kendaraan jenis APV saat akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) diduga pengerit pada Senin 16 Februari 2026 sore dan kini terlihat ramai kembali.

Sejumlah pegawai SPBU Kejora yang berlokasi di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tampak sibuk mondar-mandir keluar di sekitaran SPBU sibuk melayani pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang menunggu antrian untuk pengisian BBM.

Syarifudin oknum sopir mobil APV terbakar pada hari Senin lalu entah kemana rimbanya dan tak ada Klarifikasi dan kejalasan dari penyidik polres Pangkalpinang.

Kasat Reskrim Kota Pangkalpinang AKP. Singgih Aditya Utama S.ik saat dikonfirmasi awak media ini enggan menjawab mempertanyakan hasil perkembangan penyelidikan terhadap kebakaran satu unit mobil APV pengerit ? Dan siapa bersalah dalam hal ini pak Kasat? (21/2)

Lain halnya dikatakan Jhony jubir SPBU 24.331115 Kejora saat di minta kejelasan hasil pemeriksaan dari Reskrim polres pangkalpinang?dan atas dasar apa SPBU boleh beraktifitas lagi?.

“Ada, Spbu milik dan kebutuhan publik bos”. cetus Jhony (22/2)

Kemudian dengan tidak ada klarifikasi dari pihak Polresta Pangkalpinang dan Pihak-pihak tertentu siapakah yang bertanggungjawab atas kejadian di SPBU 24.331115 tersebut. Dan apa hasil dari penyelidikan Reskrim kemaren pak? Apakah sudah ada yang di tetapkan sebagai tersangka.

Hingga hari ini pihak SPBU tidak menjawab dan Kasat Reskrim polres Pangkalpinang enggan membeberkan hasil kejadian kebakaran yang menimpa di SPBU Kejora.

Publik berharap ada Tranparansi  dari hasil penyelidikan olah TKP di SPBU Kejora oleh pihak Reskrim Polres Pangkalpinang dan pihak-pihak terkait.

Diketahui bersama kejadian kebakaran tersebut terdapat drum besi Modif dan timbangan dalam mobil yang berada di bagian belakang dengan kondisi hangus dilalap si jago merah.

Hingga berita ini diterbitkan tim 9 Jejakkasus akan meminta pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait, khususnya PT. Pertamina melalui Humas Nursela terkait hasil kebakaran di SPBU Kejora dan terdapat tengki modif di belakang mobil.

“PT Pertamina Patra Niaga menghormati dan mendukung sepenuhnya proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian guna memastikan penyebab kejadian secara objektif dan menyeluruh. Penetapan unsur kesalahan maupun pihak yang bertanggung jawab merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil investigasi resmi”. jelasnya melalui pesan WhatApp. Senin (23/2)

Lanjutnya, mengingat fungsi vital SPBU dalam menyalurkan BBM kepada masyarakat, berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak Kepolisian, SPBU Kejora dinyatakan dapat beroperasi kembali. Operasional SPBU tersebut tidak menghalangi maupun mengganggu proses pemeriksaan yang sedang berjalan”. tutup Nursela.

Hingga sekarang belum ada Tranparansi publik terhadap penetapan tersangka meskipun saat ini SPBU Kejora masih dalam tahap pemeriksaan dan belum ada penentuan siapa yang bersalah dan siapa yang di salahkan dalam kontek pengerit di SPBU tersebut mengakibatkan satu unit mobil APV dan mobil pickup Kijang terbakar.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *