Babel.Pangkalpinang.SKT.CO.ID – Aktivitas tambang timah Ilegal beroperasi diperbatasan Jalan laut kampung pasir, kecamatan Sungailiat, kabupaten Bangka,Provinsi kepulauan Bangka Belitung masih beraktivitas. Minggu (04/1/26)
Informasi dari masyarakat yang tidak mau ditulis namanya mengungkapkan bahwa mereka bekerja bukan di wilayah IUP tapi di aliran DAS dan berkordinasi dengan AL dan Polairud.
Caption : Aktivitas Tambang ilegal di kordinir Agus Cs.(Dok)
“Tanggal dua Januari ini mereka bekerja lagi Bang, Agus perumnas yang koordinir sama Angkatan Laut dan Polairud, malam senin tadi mereka dikumpulin untuk kordinasi mereka itulah penggeraknya”. kata Narsum melalui sambungan telpon kepada awak media. Minggu (04/1)
Pantauan awak media kurang lebih ada 30 unit ponton jenis rajuk tower dan Sebu-sebu mengobrak – abrik lokasi tersebut tanpa menghiraukan himbauan dari APH meskipun diduga ada oknum TNI AL dan Polairud yang membekingi aktivitas tambang tersebut sampai mereka berani menambang sampai saat ini.

Caption : Puluhan ponton serbu jalan laut. (dok)
“Kalau Agus bekerja di lokasi lama sebelah tambang lama juga dan lokasi baru ini dekat kolong itu orang nelayan semua, kalau Yono belum bergerak sedang berunding, nanti kurang lebih aku kasih info selanjutnya bang”. sambung Narsum lagi.
Diterbitkan berita ini tim media Babel akan berupaya konfirmasi kepada Satgas PKH Halilintar mengapa ada pembiaran aktivitas tambang ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) jalan laut dan akan berusaha konfirmasi kepada TNI AL dan Polairud Bangka apakah benar dua institusi ini mengkoordinir serta mengkoordinasi aktivitas tambang ilegal tersebut. Walaupun usaha konfirmasi sudah di lakukan namun belum mendapat respon. (Tim)








