Example floating
BelitungBeritaInternasional

Kapolres Belitung Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Induk Tanjungpandan

4
×

Kapolres Belitung Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Induk Tanjungpandan

Sebarkan artikel ini

BABEL,BELITUNG,SKT.CO.ID – Memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga, Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M., bersama jajaran melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Induk Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (7/11/26) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut turut dihadiri Wakapolres Belitung Kompol Yandrie C. Akip, S.H., Kabag Ops Kompol Adi Wirana, S.H., Kasat Intelkam AKP Marwan, S.H., Kasat Binmas IPTU Denny Pratama, S.H., M.M., Pamapta IPDA Subrata, serta personel Polres Belitung.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Belitung bersama jajaran melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di pasar.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas tercatat dengan harga daging sapi paha belakang Rp150.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp55.000 per kilogram, telur ayam ras Rp1.800 per butir, cabai merah keriting Rp120.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp90.000 per kilogram, cabai merah besar Rp60.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, serta bawang putih Rp42.000 per kilogram.

Dari hasil pengecekan terhadap sejumlah pedagang, secara umum ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi stabil. Distribusi barang dari distributor maupun pemasok kepada pedagang juga berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Dalam kesempatan tersebut, para pedagang turut menyampaikan bahwa perubahan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh kondisi pasokan, biaya transportasi, serta tingkat permintaan masyarakat.

Kapolres Belitung menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan langkah untuk memastikan kondisi pasar tetap terkendali, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga maupun gangguan distribusi bahan pokok. Polisi Bersama Masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *