Example floating
Bangka BaratBeritaInternasional

ASDP Mentok diduga Tak Profesional Berikan Pelayanan Arus Mudik dan Memperparah Keadaan Ekonomi

10
×

ASDP Mentok diduga Tak Profesional Berikan Pelayanan Arus Mudik dan Memperparah Keadaan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT.BABEL.SKT.CO.ID – Satu lagi penumpang atau pemudik pejalan kaki gunakan jalur penyebrangan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat yang merasa kekecewaan yang sangat mendalam.

Pasalnya kendala pembelian tiket melalui trif.Ferizy.com atas nama yang tak mau di tulis, tanggal transaksi 26 Maret 2026 jam 06.00 Wib dengan harga Rp. 294.720,- hingga kini tiket tersebut tak kunjung keluar dengan alasan gangguan.

“Hari ini ada kendala juga pembayaran buka tiket ntah kapan? ayuk ke ASDP Bangka Tanjung Kalian Mentok kapal jam 07.00 Wib bukti pembayaran la ade dan satunya bukti untuk mengeluarkan tiket pesanan saya sampai sekarang tiket tidak ada juga”. kesal penumpang kepada tim tim9jejakkasus. Kamis (26/3)

Pelabuhan Tanjung Kalian setiap tahun menghadapi sesak lonjakan penumpang dan diperparah lagi dengan penjualan tiket diduga dimainkan melalui calo dengan harga jauh dari standar.

“Tadi ayuk ngamuk-ngamuk lah sebab ayuk la bayar duit tiket ngape mereka da bisa masuk penumpang rugi kita di suruh beli agik bukan dikit kita beli Tiga ratus lebih, ni kan ayuk ngelapor ke 919 terus mereka minta tolong di screenshot bukti pembayaran sudah ayuk kirim bukti pembayaran e udeh tu minta tolong agik di screenshot di pesanan saya la ayuk kirim screenshot a tapi sampai sekarang lom ade juga diurus”. gumamnya kesal.

Belum usai masalah EKO (32) tahun dari Belinyu yang mau pulang mudik ke daerah asal Kayu Agung gunakan pelabuhan ASDP Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api dengan terpaksa membeli tiket Gol-III harga yang lebih tinggi dari harga standar.

“Ini terjadi seluruhnya pemesanan tiket dari pelabuhan tanjung si api-api da bise kita pesan, disini juga da bise jadi lom bise same sekali untuk pemesanan hari ini kite nunggu beberapa jam agik atau beberapa menit agik”. jelas Calon penumpang dalam voice notenya kepada tim9ajejakkasus.

Berdasarkan voice note yang diterima tim media ini nara sumber katakan bahwa bookingan salah satu penumpang pada pukul 07.00 Wib tetapi pihak ASDP Tanjung Kalian Mentok tak mau bertanggungjawab malahan penumpang tersebut harus membeli lagi tiket.

“Saya kecewa dengan layanan PT. ASDP Cabang Bangka. Mereka memberikan SLogan BUMN AHLAK tapi di tengah ekonomi sulit , teganya mereka memainkan ekonomi rakyat dengan cara membatasi kuota sepeda motor GOL II dan membuka Portal kuota Sepeda motor Golongan – III”. ucap Eko kepada tim9 Jejakkasus saat wawancara didepan gerbang masuk pelabuhan ASDP. Jum’at (20/3/26) lalu.

Disaat penumpang yang lagi membutuhkan tiket untuk kembali pulang ke tempat perantauan dan susahnya pemesanan tiket dengan alasan ganguan dan disitulah diduga munculnya calo tiket yang sudah terkordinir untuk memperparah citra buruk kinerja ASDP Mantok.

“Nak di Bom ASDP Mentok ni, la terlalu menyusahkan masyarakat (KKN) ayuk da kawa,la bayar tiket e ngape dorang da bise masuk penumpang rugi kite disuruh beli agik, tinggi ulik beli e Tiga Ratus Lebih tadi tiket tu”. kesal narsum penumpang yang enggan di sebut namanya melalui voice note di terjemahkan tim.

Sementara tim 9 Jejakkasus mengkonfirmasi kepada Kepala ASDP Mantok Agustinus Cahyo terkait penumpang membeli tiket dua kali dengan alasan sedang mengalami ganguan dan pihak ASDP Tanjung Kalian Mentok tak mau bertangungjawab di saat itu pula calo tiket muncul diduga oknum ASDP Mentok kongkalikong dengan penjual tiket di luar petugas resmi. Apa benar demikian pak? namun Kepala ASDP Tanjung Kalian Mentok memilih bungkam sama halnya dengan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel M. Haris memilih alternatif Bungkam lebih baik dengan berbagai pertanyaan yang di lontarkan awak media hingga sampai saat ini tak pernah menjawab.

Hal senada dikonfrimasi awak media tim9jejakkasus kepada kasi ASDP Dishub Babel Rian yang ikut Bungkam terkait pertanyaan pihak ASDP Mentok Tanjung kalian tak mau bertangungjawab pemesanan tiket sehingga penumpang tersebut harus membeli tiket lagi. Apakah ini di benarkan dalam aturannya? dan pasal berapa jika yang di alami penumpang harus beli tiket dua kali?

Calo bermunculan tawarkan tiket kepada calon penumpang lalu kemudian bisa masuk, diduga ada oknum ASDP Mentok kongkalikong dengan penjual tiket di luar petugas resmi. Apa dibenarkan juga aturan demikian pak,?? Mohon tanggapanya agar berita kami jadi berimbang.

Diketahui bersama perkara lonjakan para pemudik atau penumpang yang berjalan setiap tahun tidak pernah selesai dan tidak tertata dengan rapi meskipun pihak-pihak berkompiten telah melakukan berbagai macam cara untuk mengatasinya.

Meskipun telah menempatkan pos petugas penjagaan namun calon para penumpang tetap merasa kecewa dengan aturan yang dibuat pihak ASDP Tanjung Kalian Mentok diduga tak tranparan dan tidak bertanggungjawab.

Kedepan Tim 9 Jejakkasus akan berusaha konfrimasi masalah ini ke jenjang pusat mempertanyakan aturan yang sebenarnya agar masyarakat Babel lebih mengerti dan tidak di bodohi dinegeri sendiri sehingga penjualan tiket kapal penyebrangan kedepannya semakin membaik. (Tim9Jjk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *