BABEL,PANGKALPINANG,SKT.CO.ID – Perkara hutang piutang terhadap warga sipil sebut saja Rizal warga Kelurahan Air Itam yang memberikan pinjaman kepada Ripiansyah dan hebatnya lagi istrinya seorang pegawai ASN di SLB 31 Negeri Pangkalpinang menjadi penjamin termasuk satu unit mobil rental dan satu unit mobil lesing atas nama Khuriati serta Top Up pencairan SK Khuriati selaku ASN hingga kini belum selesai.
Berawal dari Ripiansyah dan istrinya Khuriati mendatangi rumah Rizal untuk meminjamkan uang sebesar Rp.150 juta dengan alasan kakak perempuan Ripiansyah harus operasi di RS, Soekarno Provinsi setelah terjadi pemberian uang oleh Rizal dengan penjamin istri Ripiansyah.
Setelah tiba waktu untuk membayar dengan jatuh tempo satu bulan Rizal menagih ke kontrakan namun mereka selalu menghilang.
“Iya pak,,mereka bilang rumah pribadi tapi setelah saya cek rumah masih ngontrak, begitu lihat mereka mau pindah saya minta izin dengan RT setempat untuk membawa alat-alat yang sudah di kemas (siap-siap pindah) “. terang Rizal. Sabtu (20/6/26)
Karena mereka sulit ditemui dan dihubungi selalu menghilang saat di tagih dengan kesempatan yang ada maka Rizal membawa alat-alat yang sudah mereka kemas lantaran mereka sulit di hubungi Rizal.
“Lalu Ripiansyah menghubungi saya pak dan menyuruh untuk menjual semua alat-alat yang saya bawa karena mereka belum bisa membayar uang pinjaman”. kata Rizal.
Kemudian dijual barang tersebut dengan rincian total Rp.3,5 juta setelah satu Minggu kemudian Ripiansyah menghubungi lagi untuk mengambil ijazah S1 Khuriyati yang tertinggal dan mengembalikan ijazah S1 dengan barter uang 10 juta.
“Dia bilang pengajuan top up SK akan di cairkan dengan syarat menunjukan ijazah asli S1 dan jika cair top up tersebut mereka akan melunasi semua pinjaman lalu saya minta uang 10 juta dan memberikan ijazahnya”. ungkap Rizal kepada tim 9 Jejakkasus.
Berdalih bantu operasi ternyata bayar hutang Narkoba
Dalih untuk membayar uang operasi kakak perempuan di rumah sakit Sukarno dan istrinya sebagai penjamin,tak di sangka 150 Juta tersebut untuk membayar hutang Narkoba.
“Jadi saya melihat istri Ripiansyah didalam mobil diduga (Sandera) dan Ripiansyah sendiri turun keluar menemui saya lalu memohon untuk mengeluarkan uang pinjaman tersebut dan disaat yang sama kaki tangan AS cs turun lalu menanyakan betul disini ada pencairan uang pinjaman atas nama Ripiansyah”. ungkap Rizal menceritakan dengan kesal kepada tim media ini.
Akhirnya pinjaman di caerkan malam itu dan Ripiansyah bersama istri sepakat akan mengembalikan uang tersebut hingga sampai hari ini hutang belum selesai dan sudah hampir 3 tahun berlalu tidak ada Itikad baik.
Tim 9 Jejakkasus menemui Kepala Sekolah SLB 31 Pangkalpinang Tri mengatakan ini ranahnya masalah pribadi dan akan mencoba mediasi antara kedua belah pihak serta akan menghubungi tim esok harinya melalui pesan WhatApps yang berbunyi:
“Selamat sore pak Karto..izin kami dari SLB PK.pinang. Kami ingin sampaikan sesuai dgn maksud dan tujuan bpk berkunjung ke SLB kami kemaren,bahwasanya kami telah menindaklanjuti perihal guru kami an ibu Khuriyati. Siang tadi kami telah memanggil ibu khuri beserta suaminya untuk mengkonfirmasi permasalahan dengan sdr.Rizal”. katanya dalam Chat WhatApps.
Kami pihak sekolah sudah meminta ibu khuri/suami untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan sebaik-baiknya , dengan pihak terkait. Karena masalah ini murni masalah pribadi individu,bukan kedinasan maka kami tidak bisa ikut campur terlalu dalam.
“Jadi selanjutnya tadi kami minta Bu khuri dan suami untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik,tanpa melibatkan pihak sekolah lagi,jadi ibu khuri/suami akan menghubungi bpk melalui nomor WA bpk yg telah kami berikan ke ibu khuri”. pesan WhatsAapp kepala sekolah luar biasa (SLB) Pangkalpinang. Kamis (18/6/26).
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Saipul Bakhri saat di konfirmasi kami tim 9 Jejakkasus,ingin konfirmasi terkait permasalahan ini tolong dipanggil kedua orangnya. Hingga berita ini diturunkan tim 9 belum mendapat jawaban dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel Saipul Bakhri.(Tim9jjk)









